Prabowo subianto sang humanis, tegas dan berani
Berita  

Dibidik Mendag Untuk Mengembangkan Pasar Nontradisional di Beberapa Negara

Dibidik Mendag Untuk Mengembangkan Pasar Nontradisional di Beberapa Negara

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan akan mengembangkan beberapa pasar nontradisional pada tahun ini. Pengembangan itu meliputi Asia Selatan, Amerika Latin, Afrika, dan Uni Eropa.

Asia Tengah dan Amerika Latin bakal menjadi fokus utama. “Kami juga akan menyelesaikan perjanjian-perjanjian dagang, seperti dengan Mesir, Arab Saudi, dan India,” kata Zulkifli kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/1/2024).

Negara lainnya, kata dia, meliputi Pakistan, Bangladesh, Kazakhstan, Kirgistan, Armenia, Belarusia, Meksiko, Peru, Nigeria, dan Afrika Selatan. Ia juga berencana memaksimalkan perjanjian dagang dengan Uni Emirat Arab guna memperluas pasar ekspor di Benua Afrika.

Menteri Perdagangan juga menargetkan penyelesaian delapan perjanjian dagang sepanjang 2024, termasuk Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).

Diharapkan, perundingan tersebut dapat selesai pada tahun ini karena sudah berjalan lebih delapan tahun. Tujuh perjanjian dagang lain yang ditargetkan rampung pada 2024 dengan Bangladesh, Rusia, Belarusia, Kazakhstan, Armenia Peru, Tunisia, dan Kanada.

Zulkifli menambahkan, perundingan Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Agreement akan selesai dalam waktu dekat. Disebutkan, ada beberapa negara yang menjadi tujuan misi dagang pemerintah meliputi Nigeria, Afrika Selatan, Rusia, Belarusia, Kazakhstan, Kirgistan, India, Bangladesh, Meksiko, serta Chili.

Menteri Perdagangan juga mengungkapkan bahwa pada 20-23 Januari tahun lalu, dirinya memimpin misi dagang ke Arab Saudi yang menghasilkan kontrak langsung yang melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan nilai kontrak sekitar 155,7 juta dolar AS.

Ia menjelaskan bahwa misi dagang merupakan komitmen Kemendag untuk melakukan promosi pada pasar-pasar tujuan ekspor nontradisional.