32.3 C
Jakarta
HomeHukum dan KriminalKKSS Kota Samarinda Gelar Musda IX – Hukum Kriminal

KKSS Kota Samarinda Gelar Musda IX – Hukum Kriminal

Ketua BPW KKSS Kaltim Haji Alimuddin Latief sampaikan sambutan. (foto: Lukman)
Ketua BPW KKSS Kaltim Haji Alimuddin Latief sampaikan sambutan. (foto: Lukman)

HUKUMKriminal.Net, SAMARINDA: Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Samarinda menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Minggu (5/5/2024) pagi.

Sekretaris Panitia Pelaksana kegiatan Sabir Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan, Musda IX KKSS Kota Samarinda ini mengangkat Tema Soliditasi Kokoh, KKSS Kuat Menuju Samarinda Kota Peradaban.

“Kegiatan ini dipersiapkan kurang lebih dua bulan, sehingga bisa terlaksana pada pagi hari ini,” ungkap Sabir.

Kegiatan Musda IX KKSS Kota Samarinda yang akan memperebutkan 31 suara peserta terdiri dari 18 pilar, 10 cabang, dan 3 Badan Otonom ini, telah didahului dengan acara Tudang Sipulung (musyawarah-red), untuk mencari figur yang akan memimpin KKSS Kota Samarinda periode 2024-2029.

Ketua KKSS Kota Samarinda hasil Musda VIII tahun 2018 lalu dan telah mempimpin KKSS Kota Samarinda selama dua periode Haji Jahidin dalam sambutannya menyampaikan, walaupun sudah ada acara Tudang Sipulung tapi bukan harga mati.

“Kepada pemegang suara, silahkan berembug, voting juga kalau memang dilaksanakan tetapi tetap demokrasi. Alangkah lebih sempurnanya, kalau kita bahas secara kekeluargaan. Saya ulangi, voting boleh, tetapi lebih terhormat aklamasi,” kata Jahidin.

Jahidin berharap, apa yang terjadi pada masa lalu agar tidak terjadi pada Musda kali ini.

Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kaltim Haji Alimuddin Latief dalam sambutaanya, juga menyampaikan harapannya agar Ketua KKSS Kota Samarinda dapat terpilih secara aklamasi.

Ia mengungkapkan, KKSS ini adalah organisasi besar yang harus tetap memegang prinsip-prinsip leluhur, Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge (saling menghormati, saling menghargai, saling mengingatkan-red).

“Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge, inilah yang jadikan kita di tanah rantau selalu kompak dan selalu bersatu,” ungkap Alimuddin yang juga memimpin KKSS Kaltim untuk kedua kalinya.

Baca Juga:

Di kampung, lanjut Alimuddin, kita tidak pernah bertemu karena berbeda daerah. Namun di tanah rantau, kita seperti saudara.

Pada Musda ini, ia juga menekankan agar proses demokrasi sesuai AD/ART KKSS harus tetap berjalan. Terkait acara Tudang Sipulung yang digelar sebelumnya, ia mengungkapkan itu adalah salah satu cara untuk mufakat. Namun organisasi juga punya aturan, yang juga harus dijalankan.

“Pada ujungnya nanti kalau sepakat aklamasi, itu adalah cara yang terhormat. Tapi roda organisasi tetap harus berjalan,” imbuh Alimuddin.

Iapun menyampaikan harapannya, Musda KKSS Kota Samarinda ini bisa tuntas dengan baik dan menghasilkan Ketua KKSS Kota Samarinda tanpa perpecahan di dalam tubuh KKSS.

Musda KKSS Kota Samarinda dibukan Asisten I Pemerintah Kota Samarinda Haji Ridwan Tassa, yang mewakili Wali Kota Samarinda pada akhirnya menasbihkan Haji Muslimin sebagai Ketua KKSS Kota Samarinda yang terpilih secara aklamasi.

“Tadi Pak Muslimin terpilih secara aklamasi,” kata Sabir yang dikonfirmasi beberapa jam setelah Musda dibuka. (HUKUMKriminal.Net)

Penulis: Lukman

Source link

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait