24.1 C
Jakarta
HomeBeritaPeran Lampu Kendaraan dalam Jalur Randublatung-Jati Blora

Peran Lampu Kendaraan dalam Jalur Randublatung-Jati Blora

Minimnya penerangan di ruas jalan provinsi Randublatung-Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi perhatian utama dikarenakan kondisi gelap yang berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat malam hari. Beberapa titik di sekitar Desa Doplang hingga Randulawang, Kecamatan Jati, masih belum dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU), memaksa pengendara mengandalkan lampu kendaraan untuk penerangan. Pengendara seperti Eko (30) dan Asep (36) merasakan ketidakamanan saat melintas malam hari karena kurangnya penerangan.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Dasiran, mengakui bahwa keterbatasan anggaran mempengaruhi alokasi program PJU tahun 2026 di kabupaten tersebut. Meskipun terdapat peningkatan jumlah penerangan jalan umum pada tahun sebelumnya, anggaran yang tersedia pada tahun 2026 berkurang drastis, memaksa pemangku kebijakan untuk melakukan identifikasi kebutuhan penerangan di lokasi yang lebih kritis.

Meskipun demikian, pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum di Kabupaten Blora tetap dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas dan kemampuan fiskal daerah. Sebagai jalan provinsi dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, peningkatan penerangan di ruas jalan Randublatung-Jati merupakan hal yang penting untuk meningkatkan keselamatan pengendara.

Source link

Stay Connected
[td_block_social_counter facebook="#" manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" twitter="#" youtube="#" manual_count_youtube="61453" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ=="]
Berita Pilihan
Berita Terkait