23.4 C
Jakarta
HomeBeritaKementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) Menekankan Pentingnya Berwirausaha di...

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) Menekankan Pentingnya Berwirausaha di Kalangan Santri

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) Arif Rahman Hakim menekankan pentingnya membangkitkan energi positif di kalangan generasi muda dan santri. Penting untuk menstimulasi ide-ide kreatif dan inovatif dalam pendidikan dan berwirausaha. “Oleh karena itu, saya berharap generasi muda, khususnya para santri, mencintai dan gemar berolahraga. Dari berolahraga, kita dapat membangkitkan energi positif dan memberdayakannya,” ujar Arif dalam keterangan resmi, Ahad (12/11/2023).

Menurutnya, kegiatan berolahraga juga merupakan wadah yang baik dalam menjalin hubungan sosial yang dapat berujung kepada terciptanya relasi dalam menciptakan kegiatan usaha. “Melalui hobi yang sama, tujuan yang sama, hingga menciptakan ide-ide baru, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut,” tuturnya. Prinsip seperti itu sebenarnya telah dijalankan koperasi, yakni didasarkan atas kepentingan dan tujuan sama.

Koperasi juga memiliki fungsi pendidikan bagi anggotanya. Maka Kementerian Koperasi dan UKM selalu mendorong lingkungan akademisi seperti Madrasah Mu’allimin ini sebagai salah satu pusat pembelajaran kewirausahaan sejak dini dengan melibatkan para santri dalam wadah laboratorium koperasi. Laboratorium tersebut akan menjadi pusat pembelajaran dan inkubasi kewirausahaan bagi para santri yang berkorelasi dengan mata pelajaran yang terkait. Sarana olahraga juga bisa memberikan dukungan bagi para santri yang telah berkreasi dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.

“Saya juga berharap Madrasah Mu’allimin ini sebagai salah satu pusat pembelajaran kewirausahaan sejak dini dengan melibatkan para santri dalam wadah laboratorium koperasi,” tutur dia. Dalam kesempatan itu pula, Kemenkop menyerahkan sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK) kepada Ketua Kopontren Amanah Madrasah, di mana diharapkan kopontren tersebut menjadi maju, sehat, kuat, dan mandiri sehingga kopentren ini bisa menjadi pilot project bagi kopontren-kopontren yang lain.

Dengan jumlah santri sebanyak 1.700 orang, Arif meyakini Kopontren Amanah Madrasah memiliki peluang yang luar biasa besar sebagai pencetak wirausaha baru. “Saya yakin ini bisa berkembang pesat apabila kopontren dikelola dengan baik,” ujarnya.

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait