HomeBeritaPenurunan Pendapatan Pajak Kendaraan di Sampang: Dampak Gagal Panen Tembakau dan Garam

Penurunan Pendapatan Pajak Kendaraan di Sampang: Dampak Gagal Panen Tembakau dan Garam

Pendapatan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Sampang mengalami penurunan signifikan pada tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Administrasi Pelayanan (Adpel) Samsat Sampang, Wildan Mahbuby, menjelaskan bahwa capaian pajak kendaraan baru mencapai 90 persen hingga akhir tahun 2025. Hal ini menunjukkan penurunan yang cukup jauh dari capaian tahun sebelumnya yang berhasil mencapai target 100 persen. Menurut Wildan, penurunan pendapatan pajak kendaraan ini dipengaruhi oleh perubahan mekanisme pembagian pendapatan, dimana sebelumnya seluruh pendapatan masuk ke kantor Samsat Sampang namun sekarang pembagiannya dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Sampang. Selain itu, kondisi ekonomi masyarakat juga berperan dalam penurunan realisasi pajak, terutama akibat kegagalan panen yang dialami oleh petani tembakau dan petambak garam. Wildan juga menekankan pentingnya kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan karena kaitannya dengan hak pemilik saat mengalami kecelakaan. Menurutnya, klaim Jasa Raharja akan lebih mudah diproses jika administrasi pajak kendaraan dalam keadaan aktif. Oleh karena itu, kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan sangat penting untuk memastikan proses klaim Jasa Raharja berjalan lancar.

Source link

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait