Penyelenggaraan SEA Games 2025 secara resmi dibuka pada Selasa malam di Stadion Rajamangala, Bangkok, dengan tema megah bertemakan bahari dan slogan “Kita Satu, Dihubungkan oleh Laut”. Tema ini dipilih untuk menunjukkan bahwa negara-negara ASEAN terhubung erat melalui perairan yang menjadi pengikat budaya dan interaksi kawasan.
Opening ceremony edisi ke-33 ini menampilkan teknologi visual berbasis air dan cahaya untuk menggambarkan laut sebagai simbol persatuan. Ribuan drone membuka acara dengan ilustrasi tematik di langit Rajamangala, menarik perhatian puluhan ribu penonton. Upacara diawali dengan momen hening untuk mengenang Ratu Sirikit, yang berperan penting dalam pengembangan olahraga di Thailand.
Acara semakin menarik dengan munculnya kolam raksasa di tengah stadion, di mana para perenang putri menampilkan koreografi artistik layaknya senam akuatik. Seorang pengendara jetski kemudian berputar mengelilingi kolam, memberikan sentuhan dramatis. Pertunjukan air ditutup dengan dua atlet berbalut kostum neon yang melayang menggunakan flyboard, memancarkan semburan air bertekanan tinggi.
Thailand dalam penyelenggaraannya menekankan konsep “Green SEA Games” untuk mempromosikan keberlanjutan. Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Atthakorn Sirilattayakon, menjelaskan bahwa upacara pembukaan terdiri dari beberapa segmen pertunjukan yang menggabungkan budaya Thailand dengan sentuhan modern. Konsep ini diharapkan menjadi standar baru bagi penyelenggaraan ajang olahraga regional dengan pendekatan ramah lingkungan. Perinciannya masih dirahasiakan, namun akan melibatkan tokoh terkenal dan menekankan konsep ramah lingkungan agar tidak menimbulkan polusi.
