Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan peninjauan terhadap rumah pasutri Nuryasin (60) dan Salwati (50) yang merupakan penerima manfaat dari program bedah rumah. Sebelumnya, rumah mereka di Lingkungan Gareng, Kelurahan Sobo dalam kondisi memprihatinkan dengan dinding anyaman bambu yang mulai lapuk, atap genteng kusam, dan beberapa bagian rumah yang miring serta berlantai tanah. Rumah tersebut bahkan pernah terdampak banjir akibat luapan parit pada bulan November sebelumnya. Namun, setelah dilakukan bedah, rumah berukuran 5×7 meter persegi itu kini menjadi layak huni dengan struktur yang kokoh, lantai yang lebih bersih, dan kondisi hunian yang lebih aman dan nyaman.
Nuryasin dan Salwati menyampaikan terima kasih kepada Bupati Ipuk atas bedah rumah yang dilakukan. Mereka merasa senang dan bersyukur telah mendapatkan rumah layak huni. Bupati Ipuk turut mengapresiasi kondisi rumah pasca bedah dan berkomitmen untuk terus mensejahterakan masyarakat serta menurunkan angka kemiskinan di Banyuwangi. Upaya bedah rumah dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup penghuninya.
Ipuk juga memastikan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Baznas dan mitra lainnya dalam membangun Kabupaten Banyuwangi. Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi oleh Plt Kadis PU Pengairan Banyuwangi Riza Al Fahroby, Kalaksa BPBD Banyuwangi Danang Hartanto, serta jajaran SKPD, camat, dan lurah setempat. Semua pihak berharap dengan adanya program bedah rumah ini, masyarakat akan mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman untuk keluarga mereka.
