Pada hari Minggu, 8 Februari 2026, ajang Care for Sumut: Charity Run digelar di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Acara ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap isu kemanusiaan dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta yang berlari sambil berdonasi untuk mendukung pemulihan pascabencana di Sumatera Utara.
Inisiatif ini berasal dari sekelompok perantau berdarah Batak yang tinggal dan bekerja di Jakarta. Mereka tergerak oleh keprihatinan atas bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah, terutama Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan di Sumatera Utara, dan memutuskan untuk menggalang dana melalui olahraga.
Ketua Panitia Care for Sumut, Bara Krishna Hasibuan, menyatakan bahwa kegiatan ini dilandasi oleh keinginan nyata untuk memberikan kontribusi yang berarti, bukan hanya sekadar simpati. Ide charity run ini muncul dari kesadaran bersama dan kepedulian terhadap situasi di Sumatera Utara.
Bara menjelaskan bahwa kesukaan akan lari menjadi titik temu untuk membentuk charity run sebagai cara baru dalam mengumpulkan dana kemanusiaan. Meskipun dihadang hujan deras, antusiasme peserta tetap tinggi, menunjukkan kuatnya solidaritas dalam mendukung sesama.
Donasi yang terkumpul difokuskan untuk membantu pemulihan di Sumatera Utara, terutama wilayah Tapanuli Selatan yang terdampak parah. Bupati setempat, Gus Irawan Pasaribu, juga hadir dalam acara ini untuk memberikan dukungan pemerintah daerah terhadap upaya kemanusiaan ini.
Ia mengungkapkan bahwa dampak bencana di Tapanuli Selatan sangat luas, dengan puluhan kecamatan terdampak dan ribuan kepala keluarga kehilangan mata pencaharian. Care for Sumut: Charity Run menjadi bukti nyata kepedulian dan kesolidaritasan dalam membantu sesama yang membutuhkan.
