Pada pertandingan lanjutan putaran kedua Proliga 2026, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi kembali menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan Jakarta Garuda Jaya 3-0. Meskipun mayoritas tim Bhayangkara Presisi adalah pemain pelapis, kemenangan telak ini menunjukkan persiapan panjang tim sejak awal musim. Pelatih Reidel Toiran menyatakan bahwa persiapan yang matang telah membuahkan hasil yang diinginkan.
Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara Presisi melakukan rotasi besar dengan menurunkan pemain lapis kedua, sementara Jakarta Garuda Jaya tampil dengan kekuatan penuh. Bhayangkara Presisi tampil agresif sejak set pertama, mendominasi perolehan poin dan berhasil menutup set pembuka dengan skor 25-17. Meskipun Garuda Jaya memberikan perlawanan di set kedua, Bhayangkara Presisi berhasil memenangkan set tersebut dengan skor 25-19.
Di set ketiga, Bhayangkara Presisi tetap mempertahankan komposisi pemain pelapis dan berhasil menutup pertandingan dengan skor 25-16, sehingga meraih kemenangan 3-0 secara keseluruhan. Meskipun Jakarta Garuda Jaya mengakui ketidakstabilan permainan sebagai faktor utama kekalahan, pertandingan ini tetap menampilkan kekuatan dan ketangguhan Bhayangkara Presisi.
