Pada Minggu, 29 Maret 2026, Jorge Martín meraih kemenangan yang sangat emosional dalam sprint race MotoGP Amerika. Bagi Martín, ini merupakan momen penting setelah mengalami cedera sepanjang musim 2025. Pada balapan yang dramatis itu, ia berhasil menyalip Francesco Bagnaia di lap terakhir. Meskipun Bagnaia sempat memimpin balapan, Martín menunjukkan mental juara dengan manuver berani untuk merebut kemenangan. Bagi Martín, kemenangan ini memiliki makna yang lebih dalam selain hanya tambahan poin, yaitu menandakan bahwa ia benar-benar telah pulih dan kembali ke performa terbaiknya setelah masa-masa sulit akibat cedera.
Bagnaia, rival utama Martín dalam perebutan gelar dalam dua musim terakhir, mengakui bahwa Martín memang layak meraih kemenangan tersebut. Ia menyatakan bahwa semua orang telah mengetahui betapa kuat Martín sebagai pembalap. Meski sempat melawan dengan keras selama dua musim terakhir, Bagnaia mengakui bahwa Martín lebih konsisten dan pantas mendapat kemenangan.
Menilik prestasi Martín sejak tes pramusim hingga awal musim, Francesco Bagnaia menganggap bahwa Martín layak mendapatkan kemenangan. Ia menilai bahwa Martín telah bekerja keras untuk meraih hasil tersebut. Pengakuan ucapan selamat juga datang dari Fabio Quartararo, juara dunia 2021, meski Quartararo mengalami balapan yang sulit dengan timnya. Quartararo menyatakan kebahagiaannya melihat Martín meraih kemenangan setelah perjuangannya melawan cedera dan masa-masa sulit. Quartararo juga berseloroh bahwa ia tidak akan terlalu baik kepada Martín di balapan selanjutnya.
