Tim nasional panjat tebing disiplin speed Indonesia telah mengalami perubahan positif yang signifikan setelah mengalami dinamika internal yang mengguncang beberapa waktu lalu. Di bawah kepemimpinan pelatih baru, Galar Pandu Asmoro, kondisi internal tim saat ini dikatakan lebih solid dan lebih sehat secara psikologis. Galar mengungkapkan bahwa suasana latihan harian telah berubah mencolok. Hubungan antaratlet menjadi lebih menyatu dan didominasi oleh atmosfir saling mendukung, yang merupakan pemandangan yang sebelumnya hilang akibat kasus kekerasan fisik dan pelecehan seksual yang melibatkan oknum pelatih sebelumnya.
Perubahan pola komunikasi menjadi salah satu kunci utama dalam pembenahan ini. Tim pelatih lebih mengedepankan aspek transparansi dan kolektivitas daripada keputusan sepihak seperti sebelumnya. Langkah strategis seperti kehadiran asisten pelatih putri juga diambil untuk memastikan kenyamanan dan keamanan atlet perempuan selama di tim nasional. Meskipun suasana lebih humanis, tim pelatih tetap mempertahankan SOP yang ketat. Evaluasi terus dilakukan agar performa atlet tetap di level tertinggi sambil memperhatikan kesehatan mental mereka.
Setiap masukan atau kebutuhan atlet diproses melalui pertimbangan matang oleh tim pelatih untuk kepentingan bersama. Kondisi kondusif ini juga dilaporkan terjadi pada tim disiplin lead dan boulder. Galar optimis dengan suasana baru ini, bahwa performa atlet speed Indonesia akan terus membaik menghadapi agenda kompetisi internasional mendatang. Sementara itu, proses hukum terkait kasus yang melibatkan oknum pelatih sebelumnya masih terus berjalan di pihak kepolisian. Event olahraga Garuda Fight Championship (GFC) Series 2 juga akan digelar dengan pertarungan menarik antara Aziz dan KKajhe yang akan menjadi sorotan pada 27 Juni 2026 di Bali United Studio.
