Presiden FIFA Dikritik karena Menghadiri Piala Dunia dengan Jet Pribadi
Presiden FIFA, Gianni Infantino, tengah menjadi sorotan setelah tercatat menghadiri puluhan pertandingan Piala Dunia selama lebih dari dua pekan di Amerika Utara. Untuk menghadiri pertandingan tersebut, Infantino menggunakan perjalanan udara dengan ribuan kilometer jarak tempuh.
Infantino dan Kontroversi Lingkungan
Pada saat organisasi FIFA menggarisbawahi komitmennya terhadap isu lingkungan dan kemanusiaan, tindakan Infantino yang menghadiri Piala Dunia dengan jet pribadi menuai kritik tajam. Dokumen Strategi Keberlanjutan dan Hak Asasi Manusia Piala Dunia FIFA 2026 menegaskan komitmen FIFA terhadap berbagai isu global seperti iklim, hak asasi manusia, penyakit, dan disabilitas.
Pelatih Korea Selatan Diblur, Kapten Tanjung Verde Dituduh Pemerkosaan
Seiring dengan kontroversi menggunakan jet pribadi oleh Presiden FIFA, ada berita lain yang menarik perhatian publik. Pelatih timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo, dikabarkan wajahnya diblur di siaran TV nasional Korea Selatan. Hal ini menimbulkan kebingungan dan spekulasi di tengah gelaran Piala Dunia.
Dugaan Pemerkosaan Kapten Timnas Tanjung Verde
Di sisi lain, kapten timnas Tanjung Verde, mengalami kesulitan setelah terseret dalam dugaan pemerkosaan. Yang mengejutkan, kasus ini berawal dari tugasnya sebagai penerjemah selama Piala Dunia. Hal ini menjadi catatan kelam dalam perjalanan timnas Tanjung Verde di kancah dunia.
Selain itu, kedatangan Presiden FIFA menggunakan jet pribadi juga menjadi sorotan utama. Dalam rentang waktu dua pekan, Infantino terbang ke berbagai kota tempat pertandingan digelar, sehingga total emisi dari penerbangan jet pribadi tersebut setara dengan emisi karbon tahunan 78 orang.
Selama fase grup, Infantino bahkan menghadiri dua hingga tiga pertandingan dalam sehari, dengan jarak tempuh ratusan hingga ribuan kilometer. Hal ini menunjukkan kegigihan Infantino untuk menonton langsung pertandingan demi mendukung gelaran Piala Dunia.
