Wacana Regulasi Pemakaian Satu Motor MotoGP 2027 Terancam Gagal
Pada Selasa, 14 Juli 2026, rencana penerapan aturan satu motor dalam sesi latihan MotoGP musim 2027 menghadapi kebuntuan. Usulan yang mendapat dukungan dari sejumlah pabrikan tiba-tiba tergagap setelah timbul perbedaan pendapat di internal Asosiasi Produsen Olahraga Sepeda Motor (MSMA).
Awalnya Mendapat Dukungan, Sekarang Terancam Gagal
Awalnya, ide ini diusulkan oleh Aprilia dan disambut baik oleh Ducati. Intinya, setiap pembalap hanya boleh menggunakan satu motor saat sesi latihan pada Jumat dan Sabtu. Motor kedua baru dapat digunakan lagi saat sprint race dan balapan utama pada hari Minggu. Namun, terjadi pergeseran dukungan di internal pabrikan-pabrikan MotoGP.
Pendirian KTM Mengubah Dinamika Diskusi
Setelah KTM menolak usulan tersebut, keseimbangan di MSMA mulai terganggu. Tim-tim independen juga menyuarakan keberatan karena merasa aturan baru itu tidak menguntungkan bagi mereka. Sementara itu, Honda tidak menunjukkan sikap tegas dan memilih untuk mengikuti mayoritas jika kesepakatan akhirnya dicapai.
Sebelumnya, di pertemuan sebelumnya, seluruh pabrikan sepakat pada konsep “aturan WorldSBK” yang mengizinkan hanya satu motor untuk pembalap selama sesi tertentu. Namun, tanpa dokumen resmi yang ditandatangani, kesepakatan itu kandas setelah KTM mengubah pendiriannya.
Dengan demikian, wacana penerapan aturan satu motor pada sesi latihan MotoGP musim 2027 kini berada di ujung tanduk. Gagasan ini telah menjadi perdebatan sengit di antara pabrikan MotoGP dan masih memerlukan pembahasan lebih lanjut untuk mencapai kesepakatan yang diinginkan.
