HomeBeritaDugaan Keracunan MBG Ngawi: 7 Siswa Alami Kejadian Mengerikan

Dugaan Keracunan MBG Ngawi: 7 Siswa Alami Kejadian Mengerikan

Siswa SMK Parmadi Siwi 2 Ngrambe Diduga Keracunan Setelah Makan Bergizi Gratis

Tujuh siswa SMK Parmadi Siwi 2 Ngrambe, Kabupaten Ngawi, harus dilarikan ke klinik setelah mengalami gejala mual, muntah, dan pusing yang diduga disebabkan oleh makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Siswa Mengeluhkan Sakit Perut Setelah Makan Ayam

Saat menyantap menu MBG, salah satu siswa kelas 10, Fahri Bagas, bersama teman-temannya merasakan sakit perut, mual, dan ada yang sampai muntah. Mereka merasa curiga terhadap lauk ayam yang mereka konsumsi karena rasanya tidak enak dan berbau tidak sedap. Fahri memperkirakan bahwa makanan ayam tersebut menjadi penyebab keracunan yang dialami oleh siswa.

Penanganan Awal di Klinik Pratama Aisyiyah Sine

Setelah dibawa ke klinik, kondisi tujuh siswa tersebut dinyatakan stabil, namun empat di antaranya harus menerima pengobatan dan perawatan lebih lanjut. Salah satu siswa bahkan harus dirawat inap karena mengalami gejala muntah yang berulang. Pihak klinik memberikan suntikan dan obat-obatan sebagai penanganan awal.

Kepala klinik, Rhea Aulia, memastikan bahwa seluruh siswa yang dirawat sudah pulih dan dapat melanjutkan pengobatan secara rawat jalan. Namun, proses pengobatan masih terus dilakukan hingga memastikan bahwa kondisi siswa benar-benar membaik.

Udin Amirudin, yang bertanggungjawab atas dapur MBG di SPPG Ngrambe Ngawi, ikut mendampingi siswa yang sedang dirawat. Pihaknya tetap menjaga keselamatan dan kesehatan siswa penerima program MBG.

Penyelidikan Lebih Lanjut

Pihak berwenang telah mengambil sampel makanan dan muntahan untuk diuji di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti dari keracunan yang dialami oleh tujuh siswa tersebut. Meskipun dugaan awal menunjukkan bahwa makanan dari program MBG menjadi penyebabnya, namun diagnosis yang akurat masih dalam proses penyelidikan.

Source link

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait