Respons Sang Ibu atas Julukan “The Baby Alien” bagi Marc Marquez
Pembalap MotoGP, Marc Marquez, memang dikenal dengan julukan “The Baby Alien” berkat kecepatan dan prestasinya yang luar biasa di lintasan. Namun, sang ibu, Roser Alenta, menegaskan bahwa di mata dirinya, Marc tetaplah manusia biasa. Ia menyoroti fakta bahwa putranya pun bisa merasakan sakit, mengalami cedera, dan menghadapi tantangan seperti pembalap lainnya.
Perjalanan dari Si Semut Menuju Alien
Sebelum dikenal sebagai “The Baby Alien,” Marc Marquez awalnya lebih dikenal dengan julukan “Si Semut” karena postur tubuh mungilnya. Bahkan, motif semut masih terlihat dalam desain helm Marc hingga saat ini. Namun, seiring dengan kesuksesan dan prestasi gemilangnya di MotoGP, julukan itu berubah menjadi “The Baby Alien,” menggambarkan dominasinya di lintasan balap.
Cedera Membuktikan Kemanusiaan Marc
Meskipun dianggap sebagai alien karena keunggulannya di lintasan, kenyataannya, Marc Marquez adalah manusia biasa yang tidak luput dari cedera dan rasa sakit. Cedera parah yang dialaminya pada 2020 hingga 2022, terutama patah tulang humerus pada lengan kanan akibat kecelakaan, membuktikan bahwa di balik prestasi gemilangnya, Marc tetaplah manusia biasa dengan segala keterbatasan dan kelemahan yang dimilikinya.
Dalam sebuah wawancara, Roser Alenta juga menekankan bahwa prestasi Marc di lintasan tidak mengubah kenyataan bahwa putranya adalah manusia seutuhnya. Bahkan, kekasih Marc, Gemma Pinto, turut menambahkan candaan mengenai salah satu jari sang pembalap, menunjukkan sisi kemanusiaannya yang tak bisa dipungkiri.
Jadi, meskipun di mata publik Marc Marquez dikenal sebagai “The Baby Alien,” bagi orang terdekatnya, ia tetaplah sosok manusia biasa yang memiliki segala keunikan, kelemahan, dan kemanusiaan seperti orang lain.
