HomeRagam Berita15 Oleh-Oleh Khas Medan Selain Bolu Meranti, Wajib Coba!

15 Oleh-Oleh Khas Medan Selain Bolu Meranti, Wajib Coba!

Bolu Meranti memang telah lama dikenal sebagai salah satu buah tangan ikonik dari Medan. Namun, wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa Sumatera Utara memiliki banyak pilihan lain, mulai dari kue tradisional, minuman, kopi, camilan, olahan durian, hingga kain tenun khas masyarakat Batak.

Ragam oleh-oleh tersebut tidak hanya menawarkan makanan untuk dinikmati di rumah. Sebagian di antaranya juga berkaitan dengan kekayaan kuliner dan budaya yang berkembang di Medan serta wilayah Sumatera Utara.

Kue, minuman, dan kopi khas Sumatera Utara

Bika Ambon menjadi salah satu pilihan yang paling mudah ditemukan dalam daftar oleh-oleh khas Medan. Kue berwarna kuning ini memiliki tekstur kenyal dengan pori-pori khas dan aroma yang kuat. Meski menyandang nama “Ambon”, kue tersebut justru sangat lekat dengan Medan. Bika Ambon disebut mulai populer di Jalan Ambon, Kota Medan, sebelum berkembang menjadi salah satu ikon kuliner daerah itu. Kini, bika ambon tersedia dalam beragam varian rasa.

Sirup markisa juga dapat menjadi alternatif buah tangan. Perpaduan rasa manis dan asamnya memberikan sensasi yang khas. Salah satu produk yang dikenal dari Medan adalah Markisa Noerlen, yang dibuat dari buah markisa. Sirup ini dapat disajikan sebagai minuman atau digunakan sebagai campuran hidangan penutup. Kemasan botolnya juga relatif praktis untuk dibawa dalam perjalanan.

Pencinta kopi dapat memilih kopi Sidikalang dari Kabupaten Dairi. Produk ini tersedia dalam bentuk biji maupun bubuk, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Selain kopi Sidikalang, wisatawan dapat menemukan berbagai produk kopi lain dari Sumatera Utara. Bentuk kemasan yang beragam membuat kopi cukup praktis untuk dikonsumsi sendiri ataupun diberikan kepada keluarga dan teman.

Camilan dan olahan durian

Teri Medan merupakan pilihan lain yang mudah dibawa pulang. Ikan teri berukuran kecil ini umumnya dijual dalam kondisi kering, sehingga lebih praktis untuk dikemas. Rasanya yang gurih dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap nasi, sambal, atau beragam masakan rumahan. Ikan teri kering juga termasuk makanan yang sering dibeli wisatawan sebagai oleh-oleh dari Medan.

Manisan jambu menawarkan pilihan dengan rasa manis dan segar. Buah yang telah diolah ini berbeda dari kue atau camilan kering yang lazim dibawa wisatawan, tetapi tercatat sebagai salah satu makanan yang sering dibeli saat berkunjung ke Medan.

Bagi penggemar durian, pancake durian dapat menjadi pilihan yang lebih praktis daripada membawa buah utuh. Daging durian dibungkus dengan kulit tipis dan lembut, sehingga cita rasa buah tersebut tetap dapat dinikmati dalam bentuk berbeda. Wisatawan perlu memilih kemasan dan penyimpanan yang sesuai agar kualitasnya terjaga selama perjalanan.

Selain pancake, tersedia pula makanan beku dan camilan dengan rasa durian. Durian, termasuk yang dikenal melalui Durian Ucok Medan, menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang kerap dicari wisatawan di kota tersebut.

Oleh-oleh nonmakanan dan bumbu khas

Wisatawan yang menginginkan buah tangan tahan lama dapat mempertimbangkan kain ulos. Kain tenun tradisional masyarakat Batak ini memiliki beragam motif dan warna, sekaligus berkaitan erat dengan budaya Batak. Ulos juga direkomendasikan sebagai suvenir untuk perjalanan ke Medan dan Danau Toba.

Sambal dan bumbu khas Medan menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai cita rasa kuat. Produk tersebut kini tersedia dalam botol atau kemasan praktis dan dapat digunakan sebagai pelengkap makanan di rumah.

Dengan pilihan itu, oleh-oleh dari Medan tidak berhenti pada Bolu Meranti. Bika Ambon, sirup markisa, kopi, teri, manisan jambu, olahan durian, sambal, hingga ulos menawarkan cara berbeda untuk membawa pulang sebagian cita rasa dan budaya Sumatera Utara.

Source link

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait