Perjalanan Widyanta Putra Teja bersama Satria Muda Pertamina Bandung berakhir setelah empat musim berkompetisi di Indonesia Basketball League (IBL). Pebasket yang akrab disapa Widy itu menyampaikan salam perpisahan melalui sebuah video pada Jumat (2/10), sekaligus meminta maaf karena belum mampu membawa klub meraih gelar juara liga.
“Saya meminta maaf sebesar-besarnya karena belum bisa berkontribusi banyak di klub ini, belum bisa mempersembahkan gelar juara liga selama empat tahun, kecuali IBL All-Indonesian 2025,” kata Widyanta.
Dalam pesannya, ia juga berpamitan kepada manajemen, jajaran pelatih, rekan-rekan setim, serta seluruh bagian organisasi Satria Muda. Perpisahan tersebut disampaikan setelah kompetisi IBL 2026 berakhir dan menjadi bagian dari perubahan komposisi tim untuk musim berikutnya.
Empat Musim dan 119 Penampilan
Widyanta bergabung dengan Satria Muda pada musim 2023. Sebelum mengenakan seragam klub tersebut, ia pernah memperkuat Aspac, Stapac, NSH, dan West Bandits.
Selama empat musim membela Satria Muda, Widyanta menjadi salah satu bagian penting dalam skuad. Ia mencatatkan 97 penampilan pada musim reguler dan 22 pertandingan di babak playoff.
Catatan statistik terbaiknya bersama klub terjadi pada musim 2023. Dalam 30 pertandingan musim reguler, Widyanta membukukan rata-rata 9,9 poin, 3,5 rebound, 3,5 assist, dan satu steal per pertandingan.
Kontribusinya tidak hanya dinilai dari statistik pertandingan. Kapten Satria Muda, Abraham Damar Grahita, menyebut Widyanta memberikan banyak energi positif selama berada di dalam tim. Ia juga dinilai membantu menggandeng dan mendampingi para pemain muda Satria Muda.
Bagian dari Perubahan Komposisi Satria Muda
Kepergian Widyanta menjadi salah satu perubahan yang dilakukan Satria Muda setelah berakhirnya IBL 2026. Sehari sebelum kabar perpisahan tersebut, IBL memberitakan bahwa klub tidak mempertahankan Rheza Butarbutar.
Dengan demikian, perubahan dalam susunan pemain Satria Muda berlangsung setelah tim menyelesaikan kiprahnya pada kompetisi IBL 2026. Namun, sumber tersebut tidak menyebutkan klub tujuan Widyanta setelah berpisah maupun rincian lebih lanjut mengenai komposisi baru Satria Muda.
Selama membela Satria Muda, Widyanta menutup masa baktinya dengan pengalaman empat musim, 119 penampilan yang tercatat di musim reguler dan playoff, serta pencapaian IBL All-Indonesian 2025. Ia meninggalkan klub setelah menyampaikan permintaan maaf karena belum dapat mempersembahkan gelar juara liga.
