Kue cubit setengah matang, kue pancong dengan bagian tengah lumer, serta adonan kue yang dicicipi sebelum dipanggang mungkin disukai sebagian orang. Namun, tepung yang menjadi bahan utama makanan tersebut sebenarnya masih tergolong bahan mentah dan dapat membawa bakteri apabila belum dimasak.
Food and Drug Administration (FDA) menjelaskan, tepung yang digunakan untuk memasak atau membuat kue tidak selalu menjalani proses yang dirancang untuk membunuh seluruh kuman. Karena itu, tepung sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum melalui proses pemasakan.
Tepung dapat terkontaminasi sejak dari lahan
Bakteri bisa masuk ke tepung sejak biji-bijian masih berada di lahan hingga proses pengolahan. Setelah dipanen, biji-bijian digiling dan dalam sejumlah proses dapat diputihkan sebelum berubah menjadi tepung. Tahapan tersebut tidak ditujukan untuk membasmi semua bakteri yang mungkin terbawa dari bahan mentah.
FDA bersama Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga pernah menyelidiki sejumlah kasus keracunan makanan yang berkaitan dengan tepung mentah. Produk yang terlibat antara lain adonan kue dan cookie dough. Bakteri yang ditemukan dalam kasus-kasus tersebut termasuk Salmonella dan Escherichia coli atau E. coli, yang dapat menimbulkan gejala ringan hingga serius.
Risiko tidak hanya muncul ketika adonan dimakan. Tepung yang bertekstur halus juga dapat menyebar ke tangan, meja, peralatan masak, dan makanan lain yang sudah siap disantap. Karena itu, penanganan bahan mentah menjadi bagian penting dalam mencegah kontaminasi.
Langkah aman saat menggunakan tepung
CDC menyarankan agar masyarakat tidak mencicipi adonan mentah untuk kue, brownies, pizza, pancake, biskuit, maupun makanan lain sebelum dimasak. Anjuran tersebut juga berlaku pada adonan untuk kerajinan tangan, seperti play dough, yang menggunakan tepung mentah.
Anak-anak perlu dijauhkan dari adonan semacam itu. Mereka dapat menyentuh adonan lalu memasukkan tangan ke mulut, meskipun tidak secara langsung memakan adonan tersebut.
Bagi orang yang ingin mengonsumsi adonan tanpa dimasak, pilih produk cookie dough atau brownie batter yang memang dibuat agar aman disantap langsung. Produk tersebut biasanya menggunakan tepung yang telah dipanaskan dan telur yang sudah dipasteurisasi.
Untuk adonan biasa, masak atau panggang makanan hingga matang dengan mengikuti suhu dan waktu yang tercantum dalam resep atau kemasan. Pemasakan yang tepat dapat membantu membunuh bakteri yang mungkin terdapat dalam tepung.
Tepung dan telur mentah juga sebaiknya dipisahkan dari makanan siap makan. Setelah selesai menggunakan tepung atau adonan, segera cuci tangan dengan sabun dan air. Meja serta peralatan yang terkena bahan mentah pun perlu dibersihkan sebelum digunakan kembali.
