HomeBeritaSitubondo Membuka Peluang Kerja Sama ASEAN: Brudifa Jelajahi Dagang UMKM

Situbondo Membuka Peluang Kerja Sama ASEAN: Brudifa Jelajahi Dagang UMKM

Pemerintah Kabupaten Situbondo mulai menatap pasar yang lebih luas setelah menerima kunjungan delegasi Brunei Darussalam–Indonesia Friendship Association (Brudifa). Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pintu awal untuk mempertemukan potensi daerah dengan jejaring usaha dari kawasan Asia Tenggara. Di tengah upaya memperkuat ekonomi lokal, Situbondo mencoba menunjukkan bahwa produk UMKM setempat punya daya saing untuk masuk ke pasar regional.

Brudifa Melihat Langsung Potensi Dagang Situbondo

Delegasi Brudifa yang hadir terdiri dari pengusaha, pedagang, serta perwakilan pemerintah dari Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura. Mereka datang untuk menjajaki peluang perdagangan dan investasi, sekaligus melihat langsung ragam produk unggulan UMKM Situbondo. Dalam kunjungan itu, sejumlah komoditas diperkenalkan, mulai dari daging sapi, mebel kayu, kopi, abon, batik, kerajinan kerang, hingga berbagai produk olahan lainnya.

Langkah ini memberi sinyal bahwa Situbondo tidak ingin hanya menjadi pasar lokal, tetapi juga calon pemasok bagi jaringan perdagangan yang lebih besar. Bagi para pelaku UMKM, kehadiran delegasi ASEAN seperti Brudifa menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan usaha dan membuka akses ekspor yang selama ini masih terbatas.

Gala Dinner Jadi Panggung Diplomasi Ekonomi

Rangkaian kunjungan tersebut mencapai puncaknya dalam acara Gala Dinner di Pendopo Pate Alos Besuki. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama sejumlah tokoh penting lainnya. Suasana pertemuan itu menjadi ruang untuk mempererat hubungan, sekaligus menegaskan bahwa kerja sama ekonomi bisa dibangun dari pertemuan yang hangat dan terbuka.

Melalui forum seperti ini, Situbondo berharap hubungan dengan negara-negara ASEAN tidak berhenti pada kunjungan singkat. Pemerintah daerah ingin membuka jalur kerja sama yang lebih konkret, terutama pada sektor perdagangan dan investasi. Jika peluang ini berlanjut, produk-produk unggulan Situbondo berpotensi mendapat tempat baru di pasar regional yang lebih kompetitif.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait