DPR RI Dorong Pemulihan Pariwisata Padang dan Sumbar Tak Berhenti di Infrastruktur
Pemulihan pascabencana di Kota Padang dan Sumatera Barat dinilai tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik semata. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani, menegaskan bahwa sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM harus menjadi prioritas agar denyut ekonomi masyarakat yang terdampak bisa kembali bergerak. Menurut dia, pemulihan yang dilakukan harus sungguh-sungguh, terukur, dan berkelanjutan supaya manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat kecil.
Enam Bulan ke Depan Jadi Masa Kritis
Nila menyebut enam bulan ke depan sebagai periode penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi rakyat. Ia menilai pemerintah perlu bergerak lebih jauh daripada sekadar membangun ulang sarana yang rusak. Yang tak kalah penting adalah menghidupkan kembali aktivitas ekonomi warga, mulai dari pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga pekerja di sektor pariwisata yang ikut terpukul akibat bencana.
Dalam pandangannya, kebangkitan daerah terdampak hanya akan terasa jika pemulihan ekonomi dirancang secara langsung menyentuh pelaku usaha di lapangan. Karena itu, ia menekankan perlunya langkah yang tidak parsial dan tidak sekadar seremonial.
Pemetaan Pelaku Ekonomi Kreatif dan Libatkan Anak Muda
Politisi tersebut juga mendorong pemetaan menyeluruh terhadap pelaku ekonomi kreatif yang terdampak. Ia menilai data yang jelas akan memudahkan pemerintah menyalurkan program secara tepat sasaran. Selain itu, koordinasi lintas kementerian disebut penting agar proses pemulihan tidak berjalan sendiri-sendiri dan benar-benar menjawab kebutuhan daerah.
Nila juga mengusulkan agar generasi muda dilibatkan lewat workshop konten digital. Menurut dia, anak muda bisa berperan dalam mempromosikan daerah secara positif, sekaligus membantu membangun kembali citra destinasi wisata yang terdampak bencana.
Apresiasi untuk Langkah Cepat Pemprov Sumbar
Di sisi lain, Nila mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam merespons krisis pariwisata pascabencana. Ia menilai pemetaan destinasi dan penguatan manajemen krisis merupakan langkah yang tepat untuk menjaga arah pemulihan tetap terkontrol. Ia juga menyoroti konsep volunteer tourism sebagai salah satu pendekatan yang bisa mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses bangkit bersama.
DPR RI bersama Komisi VII, kata Nila, akan mengawal agar program pemulihan pascabencana berjalan efisien dan tidak meleset dari kebutuhan warga terdampak. Pengawasan juga akan diarahkan pada perencanaan program kementerian supaya selaras dengan kondisi lokal, terutama dalam memperkuat pariwisata dan UMKM sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
