HomeBeritaGus Fawait Ajak Emak-emak ke Pendopo Bupati Jember: Program UHC dan Perbaikan...

Gus Fawait Ajak Emak-emak ke Pendopo Bupati Jember: Program UHC dan Perbaikan Infrastruktur

Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, pada Jumat, 20 Februari 2026, menjadi ruang pertemuan yang tak sekadar seremonial. Di hadapan emak-emak yang hadir dalam agenda Setahun Berkarya Maju Bersama Rakyat, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait memaparkan sejumlah program yang selama setahun dijalankan pemerintah daerah. Dua hal yang paling disorot adalah layanan kesehatan gratis dan pembenahan infrastruktur yang mulai dikebut bertahap.

UHC Prioritas Jadi Andalan Layanan Kesehatan

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menegaskan bahwa masyarakat kini bisa memanfaatkan program Universal Health Coverage Prioritas untuk berobat gratis di semua rumah sakit di Indonesia. Program ini disebut sebagai salah satu langkah penting pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan tanpa membebani warga, terutama kelompok masyarakat yang selama ini paling merasakan dampaknya.

Ia juga menyampaikan informasi praktis yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari, termasuk urusan administrasi kependudukan. Menurutnya, pencetakan KTP kini tidak selalu harus dilakukan di kantor Disdukcapil di pusat kota. Warga bisa mengurusnya melalui kantor kecamatan, sehingga akses layanan menjadi lebih mudah dan efisien.

Jalan Rusak dan Sekolah Mulai Dibenahi

Selain layanan publik, agenda tersebut juga menyinggung kondisi infrastruktur di Jember. Sejumlah sekolah dan jalan rusak disebut sudah mulai diperbaiki secara bertahap. Pemerintah daerah, kata Gus Fawait, terus bergerak menyesuaikan prioritas perbaikan agar kebutuhan dasar masyarakat bisa dijawab satu per satu.

Namun, ia mengingatkan bahwa tidak semua ruas jalan berada dalam kewenangan Kabupaten Jember. Ada jalan provinsi dan nasional yang melintasi beberapa kecamatan, sehingga penanganannya tidak bisa dilakukan langsung oleh pemerintah kabupaten.

Koordinasi dengan Provinsi dan Pemerintah Pusat

Meski begitu, Gus Fawait menegaskan dirinya tidak tinggal diam. Ia menyebut telah berkomunikasi dengan Gubernur serta sejumlah menteri terkait perbaikan dan perluasan jalan provinsi maupun nasional yang ada di Jember. Langkah koordinasi itu menjadi bagian dari upaya mencari solusi atas kerusakan yang selama ini dikeluhkan warga.

Dengan forum seperti ini, pemerintah daerah ingin memberi ruang bagi masyarakat untuk mendengar langsung arah kebijakan sekaligus menyampaikan kebutuhan di lapangan. Bagi Gus Fawait, pembangunan tidak cukup hanya diumumkan dari balik meja, tetapi harus terus dihubungkan dengan persoalan yang benar-benar dirasakan warga sehari-hari.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait