Kenaikan 26 Persen SNBP 2026 di Unesa: Kesehatan dan Bisnis Jadi Magnet Utama
Pendaftaran SNBP 2026 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencatat lonjakan yang cukup mencolok. Sebanyak 53.237 siswa tercatat mendaftar, atau naik 26,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini bukan sekadar menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa, tetapi juga mempertegas posisi Unesa sebagai salah satu kampus tujuan utama di jalur seleksi nasional.
Bidang kesehatan paling diburu
Dari seluruh program studi yang tersedia, rumpun kesehatan kembali menjadi primadona. Keperawatan tercatat sebagai prodi dengan peminat terbanyak, yakni 1.673 pendaftar. Di belakangnya menyusul Fisioterapi, Gizi, dan Kedokteran yang juga dipadati calon mahasiswa. Persaingan di bidang ini tergolong ketat karena banyak pendaftar melihat sektor kesehatan sebagai jalur karier yang lebih stabil dan relevan untuk jangka panjang.
Tren tersebut menunjukkan bahwa minat siswa tidak hanya bergeser ke prodi yang populer, tetapi juga ke bidang yang dianggap punya kepastian kerja dan kebutuhan tenaga profesional yang terus terbuka.
Manajemen dan bisnis digital ikut naik daun
Selain kesehatan, program studi berbasis ekonomi dan bisnis juga mencuri perhatian. S-1 Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Digital termasuk deretan prodi yang paling banyak dibidik. Pilihan ini memperlihatkan perubahan orientasi calon mahasiswa yang semakin mempertimbangkan fleksibilitas karier, kemampuan adaptasi, dan peluang di tengah perkembangan dunia usaha yang cepat berubah.
Dominasi dua rumpun besar ini, kesehatan dan bisnis, memberi gambaran bahwa para pendaftar SNBP 2026 cenderung memilih bidang yang dinilai paling dekat dengan kebutuhan zaman.
Kepercayaan publik terhadap Unesa ikut menguat
Kenaikan jumlah pendaftar juga dibaca sebagai sinyal meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Unesa. Penambahan kuota dan hadirnya program studi baru disebut ikut mendorong daya tarik kampus tersebut. Di saat yang sama, lonjakan peminat ini menegaskan bahwa Unesa bukan hanya menjadi pilihan karena nama besar, tetapi juga karena dianggap memiliki kualitas pendidikan dan suasana akademik yang kompetitif.
Setelah SNBP, para calon mahasiswa masih harus bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai langkah berikutnya dalam proses seleksi. Bagi banyak pendaftar, fase ini menjadi penentu akhir untuk mengamankan kursi di prodi idaman, terutama di jurusan-jurusan yang persaingannya sangat padat.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
