Pertandingan UFC yang Diadakan di Gedung Putih dalam Rangka Perayaan 250 Tahun Amerika Serikat
Ultimate Fighting Championship (UFC) bersiap untuk menggelar salah satu event terbesar sepanjang sejarah mereka pada musim panas 2026. Ajang ini dijadwalkan akan digelar pada 14 Juni di halaman South Lawn Gedung Putih sebagai bagian dari perayaan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.
Presiden AS Donald Trump menjadi inisiator event ini dan sudah dijadwalkan dalam kalender resmi UFC. Dana White, Presiden UFC, telah beberapa kali bertemu dengan tim Gedung Putih untuk membahas konsep dan produksi acara ini. Dana White memastikan bahwa event ini akan menampilkan kartu pertarungan terbesar yang pernah dibuat UFC.
Beberapa petarung top dunia telah menyatakan minat untuk tampil dalam event bersejarah ini, termasuk Conor McGregor, Jon Jones, dan Alex Pereira. Namun, setelah pengumuman resmi dalam ajang UFC 326, hanya Alex Pereira yang dipastikan akan tampil, menghadapi Ciryl Gane dalam debut kelas berat.
Meskipun megahnya event ini, muncul kontroversi karena beberapa petarung Rusia tidak termasuk dalam daftar pertarungan. Hal ini berdampak pada bintang-bintang besar seperti Islam Makhachev dan Khamzat Chimaev yang tidak bisa tampil. Mantan juara kelas bantam UFC, Merab Dvalishvili, bahkan menyebut bahwa keputusan tersebut membuat duel ulangnya melawan Petr Yan menjadi mustahil karena Yan juga berasal dari Rusia.
Dalam kartu utama yang diumumkan, pertarungan utama akan mempertemukan Ilia Topuria dengan Justin Gaethje. Selain itu, pertarungan menarik lainnya juga akan tersaji, antara lain pertarungan antara Sean O’Malley vs Aiemann Zahabi, Michael Chandler vs Mauricio Ruffy, Bo Nickal vs Kyle Daukaus, dan Diego Lopes vs Steve Garcia. Terdapat juga beberapa pertarungan lain yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar UFC.
