Polresta Cilacap menyiagakan layanan darurat 110 selama 24 jam penuh sepanjang bulan suci Ramadan, termasuk saat perayaan Idulfitri. Langkah ini disiapkan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses cepat jika terjadi situasi darurat, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, atau kejadian lain yang membutuhkan respons kepolisian segera.
Layanan 110 Jadi Jalur Cepat Laporan Warga
Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran, Polresta Cilacap menempatkan layanan 110 sebagai pintu utama bagi warga yang membutuhkan bantuan. Setiap panggilan yang masuk akan diterima operator dan diteruskan ke personel di lapangan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. Dengan pola siaga penuh seperti ini, kepolisian berharap respons terhadap laporan warga tidak terhambat oleh waktu maupun kondisi di lapangan.
Operator layanan 110, Bripda Bagus Ungguh Setiawan, menegaskan bahwa petugas siap merespons setiap laporan yang masuk, terutama bila menyangkut keadaan darurat. Ia menyebut seluruh informasi dari masyarakat akan langsung disampaikan kepada petugas terkait untuk ditindaklanjuti secara tepat.
Warga Diminta Gunakan Secara Bijak
Polresta Cilacap juga mengingatkan agar layanan 110 digunakan secara bijaksana. Saluran ini ditujukan bagi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan, bukan untuk iseng atau sekadar mencoba-coba. Panggilan prank dinilai dapat mengganggu kinerja petugas dan berpotensi memperlambat penanganan laporan yang lebih mendesak.
Selama Ramadan hingga momen Lebaran, kepolisian menempatkan pelayanan ini sebagai bagian dari upaya menjaga rasa aman masyarakat. Dengan kesiagaan 24 jam, Polresta Cilacap berharap warga dapat merasa lebih tenang saat menjalani aktivitas ibadah, mudik, maupun perayaan bersama keluarga.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
