Mendekati puncak arus balik Lebaran Idulfitri 1447 H, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mengingatkan para pemudik agar tidak lengah di jalan. Peringatan ini disampaikan karena periode sekarang bertepatan dengan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, kondisi yang kerap membawa cuaca tak menentu seperti hujan lebat dan angin kencang.
Waspada Cuaca Tak Stabil di Jalur Mudik
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang, Mohammad Hosen, menekankan bahwa para pemudik, khususnya warga asal Sampang yang tengah kembali ke daerah perantauan, perlu menjaga kewaspadaan selama perjalanan. Menurut dia, perubahan cuaca di masa transisi ini bisa datang tiba-tiba dan berpotensi mengganggu kelancaran arus balik.
Bagi pengguna sepeda motor, BPBD mengimbau agar jas hujan selalu dibawa sebagai perlengkapan wajib. Langkah sederhana ini dinilai penting untuk mengurangi risiko saat hujan turun di tengah perjalanan, terlebih jika pengendara harus melintasi jalan yang licin atau visibilitas yang menurun.
BMKG Masih Prediksi Hujan Sepekan ke Depan
Peringatan itu sejalan dengan informasi dari BMKG Jawa Timur yang menyebutkan bahwa dalam satu minggu ke depan masih ada potensi hujan. Selain itu, pasang air laut yang tinggi juga diperkirakan terjadi pada pekan ini dan dapat berdampak pada meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah.
Dengan kondisi tersebut, para pengendara arus balik diminta lebih cermat membaca situasi sebelum berangkat, menjaga kondisi fisik tetap prima, dan tidak memaksakan perjalanan saat cuaca memburuk. BPBD Sampang menegaskan, kewaspadaan menjadi kunci agar perjalanan arus balik tetap aman hingga sampai tujuan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
