Orang Tua Antarkan Siswa Baru di Hari Pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
Senin (13/7/2026) menjadi hari bersejarah bagi para siswa dan orang tua di Banyuwangi. Dalam momen Hari Pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), keceriaan, haru, dan rasa bangga terpancar dari wajah para wali murid. Di SDN 4 Penganjuran, orang tua bersama anak-anaknya merasakan beragam emosi, mulai dari kekhawatiran hingga kebahagiaan yang menggembirakan.
Ibu Arsya, salah satu wali murid, turut berbahagia melihat putranya diterima di sekolah pilihannya. Dia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya saat mengantar sang anak hingga pintu kelas. Suasana haru dan kebahagiaan juga dirasakan oleh Tias, orang tua lain yang yakin putrinya akan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Antusiasme Siswa Menyambut Tahun Ajaran Baru
Di jenjang menengah, siswa SMPN 1 Banyuwangi, Aurelia Salsabila, merasakan kegembiraan saat mengikuti MPLS di SMAN 1 Glagah. Hari pertama MPLS dipenuhi dengan kesan manis dan memicu semangat tinggi untuk menyambut tahun ajaran baru.
Persiapan Matang dan Pendampingan Ramah dalam MPLS di Banyuwangi
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah berlangsung selama lima hari dengan pendampingan yang hangat dan materi yang disesuaikan. Menurut Guru SDN 4 Penganjuran, tujuan utamanya adalah membuat siswa merasa nyaman, aman, dan berani dalam menghadapi perubahan dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar.
Dalam MPLS 2026, Banyuwangi menerapkan tema “MPLS Ramah” sebagai landasan pelaksanaan. Hal ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan humanis dalam menyambut para siswa baru. Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara sekolah, siswa, dan orang tua guna menunjang proses belajar mengajar yang optimal.
Di samping itu, disarankan agar sekolah mampu memetakan berbagai risiko yang mungkin dihadapi siswa mulai dari awal tahun ajaran. Dengan demikian, potensi masalah seperti persoalan ekonomi, sosial, bullying, dan sebagainya dapat diantisipasi dengan baik.
Sehingga, MPLS di Banyuwangi tidak hanya menjadi momen pembuka tahun ajaran baru, tetapi juga sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas bagi generasi mendatang.
