Pembangunan Saluran Irigasi Program Oplah di Desa Bulupayung Cilacap
Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sedang menerima Program Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Program ini berupa pembangunan saluran irigasi oleh petani dari Kelompok Tani Sri Pakuran Mulya Desa Bulupayung.
Petani tersebut dikepalai oleh Watiman. Menurut beliau, pembangunan saluran irigasi ini sangat bermanfaat untuk pertanian di sana karena sawah di desa tersebut adalah sawah non rawa.
Manfaat dan Harapan dari Program Oplah
Pembangunan saluran irigasi ini memakan waktu sekitar satu bulan dengan panjang saluran sekitar 160 meter tapi Watiman berhasil memperpanjangnya menjadi 170 meter. Program ini didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 115.000.000 dan dikerjakan secara swakelola oleh petani setempat.
Selain membantu dalam distribusi air ke sawah, saluran irigasi ini diharapkan dapat mengatasi masalah kekeringan di wilayah tersebut serta meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan terbangunnya saluran irigasi baru ini, diharapkan area pesawahan seluas 25 hektar dapat terairi dengan baik.
Watiman berharap setelah saluran irigasi selesai, panen yang semula dua kali setahun dapat meningkat menjadi tiga kali. Menurutnya, kesejahteraan petani sangat tergantung pada hasil pertanian di daerah tersebut.
Harapan ke Depan
Watiman berharap program ini dapat berlanjut untuk mendukung hasil pertanian di Desa Bulupayung ke depan. Dengan selesainya saluran irigasi ini, diharapkan kesejahteraan petani di desa tersebut akan meningkat.
Ketika saluran irigasi selesai, air akan dapat mengalir dengan lebih maksimal, sehingga hasil panen petani juga diharapkan akan meningkat secara signifikan.
