Mas Lindra: Serapan APBD Tuban 2026 Telah Capai 51 Persen
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky atau akrab disapa Mas Lindra, mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tuban 2026 telah mencapai 51 persen dari total anggaran yang telah ditetapkan. Capaian ini menunjukkan kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Tuban yang positif, mengingat baru pertengahan bulan Agustus tahun 2026.
Serapan Anggaran Meningkat, Pelayanan Masyarakat Tetap Prioritas
Dalam keterangannya, Mas Lindra menyebut bahwa kinerja serapan anggaran hingga saat ini tergolong baik, dan Pemkab Tuban terus berupaya mengoptimalkan serapan anggaran tersebut. Meskipun efisiensi anggaran tetap dilakukan, pelayanan masyarakat dan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama tanpa terganggu.
“Efisiensi insyaallah kita mengemasnya sedemikian rupa, yang penting pelayanan masyarakat tidak terganggu,” ungkap Mas Lindra.
Perubahan APBD Tuban Tahun 2026
APBD Kabupaten Tuban tahun 2026 memiliki anggaran sebesar Rp2,9 triliun. Dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan, terdapat penambahan anggaran sebesar Rp183 miliar menjadi Rp3,1 triliun. Penambahan ini berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun 2025.
Dengan peningkatan serapan anggaran dan penambahan anggaran yang telah disepakati, Pemerintah Kabupaten Tuban terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga pembangunan infrastruktur dengan baik.
