Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meminta penerima bantuan pangan beras di Kabupaten Cilacap tidak menjual kembali beras yang diterima. Bantuan tersebut, kata dia, merupakan subsidi pemerintah dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima.
“Masyarakat, khususnya penerima bantuan manfaat ini, tidak boleh memperjualbelikan di pasar atau kepada siapapun, karena bantuan ini subsidi dari pemerintah,” tegas Rizal seusai menyalurkan bantuan pangan beras di kawasan Teluk Penyu, Cilacap, Sabtu (26/9/2026).
Ia mengingatkan agar beras bantuan dikonsumsi langsung oleh penerima manfaat. “Jadi harus dinikmati oleh penerima manfaat itu sendiri,” ujar Rizal.
Ratusan Ribu Penerima di Cilacap
Di Kabupaten Cilacap, bantuan pangan tersebut menyasar 275.233 penerima bantuan pangan (PBP) yang tersebar di sejumlah wilayah. Program yang disalurkan kali ini mencakup bantuan untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September, dengan total sekitar 30 kilogram beras bagi setiap penerima.
Secara keseluruhan, beras yang telah disalurkan di Cilacap mencapai 8.256.990 kilogram. Penerima bantuan merupakan masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4.
Menurut Rizal, data penerima dihimpun dari masing-masing kepala desa atas arahan Kementerian Sosial. Data itu kemudian diverifikasi oleh Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial di setiap kabupaten dan kota.
“Untuk penerimanya, didata dari masing-masing kepala desa atas arahan dari Kementerian Sosial,” kata Rizal, purnawirawan TNI tersebut.
Ia menambahkan, “Jadi yang menerima ini sudah diverifikasi oleh Kemensos lewat Dinas Sosial di masing-masing Kabupaten/Kota. Dan mudah-mudahan masih berlanjut.”
Penyaluran Berlanjut hingga Desember
Rizal menyampaikan, pemerintah berencana kembali menyalurkan bantuan pangan beras untuk periode Oktober, November, dan Desember. Dengan demikian, masyarakat yang masuk dalam data penerima masih berpeluang memperoleh sekitar 30 kilogram beras untuk tiga bulan berikutnya.
Rencana itu disebut berkaitan dengan upaya pemerintah menghadapi dinamika cuaca, termasuk musim kemarau. Rizal juga menyebut fenomena El Nino yang berkepanjangan serta musim paceklik yang diperkirakan berlangsung hingga Desember.
“Beliau Pak Prabowo memberikan bantuan pangan kembali nanti di bulan Oktober, November, Desember. Masih dapat lagi masyarakat untuk tiga bulan ke depan sekitar 30 kilogram,” kata Rizal.
Bulog menyalurkan bantuan tersebut bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pemerintah daerah untuk memastikan distribusinya tepat sasaran. Dalam penyaluran di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Rizal menyerahkan bantuan kepada 1.629 Penerima Bantuan Pangan. Jumlah itu setara dengan 48.870 kilogram beras.
