28.4 C
Jakarta
HomeBeritaHarga Beras di Pasar Cipinang Mengalami Penurunan, Kabar Bahagia Bagi Pembeli

Harga Beras di Pasar Cipinang Mengalami Penurunan, Kabar Bahagia Bagi Pembeli

Pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mulai menurun seiring dengan peningkatan pasokan dari berbagai wilayah sentra. Namun, pasokan beras rata-rata tahun ini masih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo, mengatakan bahwa harga beras jenis medium saat ini turun menjadi Rp 10.993 per kg dari sebelumnya Rp 12.600 per kg.

Ia menyebutkan bahwa masih ada kemungkinan penurunan harga di pasar induk yang diharapkan dapat mempengaruhi harga beras di pasar lokal.

Data dari PIBC per 5 November 2023 menunjukkan bahwa rata-rata harga semua jenis beras masih sekitar Rp 12.777 per kg, sedikit turun dari rata-rata Oktober Rp 12.805 per kg. Meskipun demikian, harga beras tahun ini tetap naik sejak 2021. Pada November 2021, rata-rata harga beras di PIBC masih Rp 9.537 per kg, kemudian naik menjadi Rp 10.529 per kg pada November 2022.

Stok beras di PIBC saat ini kembali naik menjadi 31,8 ribu ton per hari, setelah sebelumnya sempat turun hingga 26 ribu ton. Pamrihadi menyebutkan bahwa stok PIBC sudah dalam kategori aman dan tinggal menunggu pasokan beras dari daerah sentra, termasuk beras cadangan pemerintah dari gudang Bulog. Pasokan beras dari Bulog per minggu sekitar 3.000 ton-3.500 ton.

Mayoritas pasokan beras di PIBC berasal dari Bulog (37,81%), Cirebon, Jawa Barat (20,2%), sentra-sentra Jawa Tengah (17,16%), dan Karawang, Jawa Barat (15,9%).

Badan Pangan Nasional berharap bahwa program bantuan beras yang diluncurkan kembali dari September hingga November dapat membantu meredam kenaikan harga beras. Pemerintah juga berencana untuk kembali menyalurkan bantuan beras pada Januari-Maret 2024 guna meringankan beban masyarakat.

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait