23.4 C
Jakarta
HomeBeritaFreeport Alokasikan Dana sebesar Rp70 triliun untuk Pemerintah RI pada Tahun 2023

Freeport Alokasikan Dana sebesar Rp70 triliun untuk Pemerintah RI pada Tahun 2023

Pekerja tambang bawah tanah Grasberg Blok Cave (GBC) yang mengolah konsentrat tembaga di area PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, melintasi tambang tersebut pada Rabu (17/8/2022).

PT Freeport Indonesia (PTFI) yang beroperasi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada 2023 mengalokasikan dana sebesar Rp 70 triliun sebagai kontribusi perusahaan tambang tersebut bagi pemerintah Republik Indonesia.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Toni Wenas, mengatakan bahwa kontribusi tersebut meliputi pajak, royalti, deviden, dan pungutan lainnya saat berkunjung ke lokasi Tambang Bawah Tanah milik PTFI di Tembagapura, pada Ahad (10/12/2023).

“Kontribusi kami untuk Pemerintah Republik Indonesia yakni 4,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp70 triliun termasuk di dalamnya untuk Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan beberapa kabupaten di daerah ini,” jelasnya.

Menurut Toni, kontribusi PTFI bagi Provinsi Papua Tengah dan beberapa kabupaten di dalamnya sebesar Rp 9 triliun.

“PT Freeport Indonesia merupakan bagian dari Papua sehingga kami akan bertumbuh dan berkembang bersama masyarakat Papua,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa rencana kegiatan pertambangan pada 2024 berjalan seperti biasa, dan PT Freeport Indonesia menargetkan untuk menghasilkan 1,7 miliar ton tembaga dan 1,9 juta ons emas dalam setahun.

“Dia menambahkan PTFI akan terus membuat terobosan berupa program kerja baru bagi kepentingan pemberdayaan masyarakat asli Papua sebagai wujud kontribusi perusahaan tambang tersebut.

Kami yakini bahwa tidak ada sebuah perusahaan yang berhasil diantara masyarakat yang gagal, untuk itu PTFI terus berkontribusi dalam memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat asli Papua,” ujarnya lagi.

Sumber: Republika

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait