29.2 C
Jakarta
HomeBeritaKementan Menyiapkan Embung Pertanian untuk Musim Hujan yang Akan Segera Tiba

Kementan Menyiapkan Embung Pertanian untuk Musim Hujan yang Akan Segera Tiba

Proyek Dataran Tinggi Kementerian Pertanian mendorong petani yang tergabung dalam program tersebut untuk mempersiapkan embung air guna menampung air selama musim hujan. Hal tersebut akan berguna ketika menghadapi fenomena iklim kemarau panjang.

“El Nino harus menjadi salah satu pembelajaran pertanian karena dampaknya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Terjadinya krisis pangan yang mengancam dunia,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah mengatakan.

Amran mengatakan, salah satu program Upland Project adalah pengembangan infrastruktur irigasi dan embung penampungan air yang akan terisi di musim hujan dan dapat digunakan oleh petani saat menghadapi kekeringan. Selain pembangunan embung, Upland Project juga melakukan pembangunan sistem irigasi lainnya yang semuanya dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Ali Jamil mengatakan bahwa selain embung irigasi, kegiatan yang dilakukan oleh Upland Project juga meliputi rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT), irigasi perpompaan atau perpipaan dan kelengkapannya, irigasi air tanah, dam, parit, dan penyimpanan jangka panjang.

Pembangunan infrastruktur irigasi dilakukan oleh Upland untuk mendukung petani agar tetap produktif dan tetap mendapatkan nilai ekonomi,” kata Ali.

Melalui kerjasama dengan Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD), pihaknya telah mengembangkan irigasi pada 13 kabupaten dengan mengintegrasikan sektor hulu dan pascapanen.

Kabupaten Banjarnegara, Lebak, Garut, Tasikmalaya, Subang, Minahasa Selatan, Gorontalo, Lombok Timur, Purbalingga, Malang, Magelang, Sumenep, dan Sumbawa adalah beberapa kabupaten yang berhasil mengintegrasikan berbagai komoditas pertanian dengan irigasi yang dikembangkan.

Pembangunan infrastruktur irigasi harus sesuai dengan ketentuan, termasuk hasil survei, investigasi, desain (SID) oleh tim teknis, lokasi dilengkapi dengan peta geospasial dan sumber air, serta mekanisme bantuan sesuai dengan AWPB dan procurement plan.

“Selain infrastruktur irigasi, Upland juga membantu infrastruktur jalan usaha tani, alat dan mesin pertanian, serta alat pengolahan pasca panen,” kata Ali.

Dari rekap realisasi fisik terbaru, Upland telah membangun infrastruktur irigasi seperti terasering, embung/dam parit, bak retensi, sistem irigasi, saluran irigasi dan perpipaan. Sumber : Antara

Sumber: Republika

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait