29.2 C
Jakarta
HomeBeritaPertamina Meningkatkan Pasokan BBM ke Dua Daerah di NTT Menjelang Hari Natal

Pertamina Meningkatkan Pasokan BBM ke Dua Daerah di NTT Menjelang Hari Natal

PT Pertamina Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus) meningkatkan suplai BBM ke dua kabupaten yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur. (ilustrasi)

KUPANG — PT Pertamina Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus) meningkatkan suplai BBM ke dua kabupaten yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur guna mengantisipasi terjadinya peningkatan konsumsi BBM jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dengan cara menambah frekuensi kapal penyalur.

Section Head Communication And Relations Pertamina Jatimbalinus Taufik Kurniawan dihubungi dari Kupang, Kamis mengatakan bahwa dua kabupaten itu adalah Kabupaten Rote Ndao serta Kabupaten Lembata.

“Bentuk penambahan itu kita tambahkan frekuensi kapal untuk penyaluran BMM namun sampai saat ini kami belum dapat info pasti dari dinas perhubungan sekitar,” katanya.

Namun, ujarnya, Pertamina siap membantu jika memang pemda di kedua kabupaten itu menginformasikan berbagai hal yang berkaitan dengan peningkatan konsumsi BBM di daerah itu. Sesuai dengan prediksi dari Pertamina sendiri, ujar Taufik, akan terjadi peningkatan konsumsi BBM di dua kabupaten tersebut jelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

“Kita prediksi meningkat 15 persen dari konsumsi normal per hari 113 kilo liter,” kata dia.

Pertamina, ujar dia, selama masa Satgas Natal dan Tahun Baru dan saat musim angin Barat juga telah melakukan mitigasi. Beberapa yang disiapkan itu adalah menyiapkan kapal sebanyak dua unit dengan kapasitas 330 kilo liter dan 470 kiloliter. Kedua kapal itu dapat mensuplai BBM sebanyak empat sampai enam trip per bulan.

Namun hal tersebut masih menunggu informasi pasti dari dinas perhubungan di dua kabupaten itu. Disamping itu juga untuk ⁠percepatan pola suplai pihaknya menambah kapasitas penampungan BBM menggunakan Drum (Gasoline) dan IBC Tank (Gasoil).

Pertamina juga menambah armada mobil tangki di Kupang untuk mempercepat proses pengisian ke kapal. Pihaknya juga memastikan bahwa selama musim angin barat dan adanya larangan berlayar, BBM akan tetap diisi ke kapal dan langsung berlayar ke Rote dan Sabu jika kondisi cuaca membaik.

Sumber: Republika

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait