Nelayan Gresik Belum Tersentuh Gejolak Konflik Global, Stok Solar Masih Aman
Di tengah kabar memanasnya konflik Israel-Amerika Serikat dengan Iran, nelayan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sejauh ini belum merasakan dampak langsung pada kebutuhan bahan bakar mereka. Kekhawatiran soal terganggunya jalur distribusi dan naik-turunnya pasokan solar memang sempat muncul, tetapi kondisi di lapangan masih relatif tenang. Stok dan harga solar untuk nelayan dilaporkan tetap stabil.
Solar Masih Tersedia di SPBUN Campurejo
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gresik, Semaun, mengatakan para nelayan masih bisa mendapatkan solar dengan harga standar di SPBUN yang berada di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng. Selama ini, kebutuhan bahan bakar menjadi salah satu penentu utama apakah nelayan bisa melaut atau tidak, sehingga kestabilan pasokan menjadi perhatian penting.
Meski ada kekhawatiran bahwa kondisi bisa berubah setelah hari raya, hingga saat ini distribusi solar masih berjalan normal. Bagi nelayan, situasi ini setidaknya memberi ruang untuk tetap menjalankan aktivitas penangkapan ikan tanpa gangguan berarti dari faktor eksternal yang terjadi di luar daerah.
5.000 Perahu Bergantung pada Pasokan BBM
Di Kabupaten Gresik, terdapat sekitar 5.000 perahu nelayan dengan kebutuhan solar yang tidak sama, tergantung jenis dan kapasitas mesin yang digunakan. Jumlah armada yang besar ini membuat ketersediaan BBM menjadi isu yang sangat sensitif. Begitu pasokan tersendat, aktivitas melaut bisa ikut terhambat.
Karena itu, para nelayan juga berharap pembangunan SPBUN di Kecamatan Ujungpangkah bisa segera direalisasikan. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai akan memudahkan akses bahan bakar sekaligus mengurangi ketergantungan pada titik distribusi yang ada saat ini.
Aktivitas Melaut Masih Berjalan Normal
Dengan harga yang belum berubah dan stok yang masih aman, nelayan Gresik untuk sementara masih dapat bekerja seperti biasa. Situasi ini menjadi kabar baik di tengah ketidakpastian yang kerap menyertai konflik internasional, terutama ketika sektor energi mulai ikut disorot.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
