HomeBeritaPenyaluran Tahap Akhir Bantuan KASA Situbondo Tuntas: 169 Warga Terima Manfaat

Penyaluran Tahap Akhir Bantuan KASA Situbondo Tuntas: 169 Warga Terima Manfaat

Penyaluran bantuan kerohiman terkait pembangunan Bandara Kiai Haji Raden As’ad Syamsul Arifin (KASA) Situbondo akhirnya mencapai garis akhir. Setelah melalui serangkaian tahapan, distribusi pada tahap VI yang digelar Rabu (8/4/2026) menjadi penutup program sosial yang menyasar warga terdampak sekaligus masyarakat di sekitar kawasan bandara.

169 Penerima Sudah Terdata dan Diverifikasi

Camat Asembagus, Faishol Afandi, menyebut seluruh rangkaian bantuan telah diterima oleh 169 warga setelah melewati proses pendataan dan verifikasi yang ketat. Menurut dia, mekanisme tersebut dilakukan agar bantuan benar-benar jatuh kepada pihak yang berhak dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pada penyaluran terakhir ini, bantuan yang dibagikan berupa hewan ternak, yakni satu ekor sapi dan dua ekor kambing. Penyerahan dilakukan kepada penerima manfaat yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Situbondo, dengan sebaran penerima terbanyak berada di Kecamatan Jangkar.

Jangkar Jadi Wilayah Penerima Terbanyak

Selain Jangkar, bantuan juga mengalir ke Kecamatan Panji, Kapongan, dan Situbondo. Distribusi ini menunjukkan bahwa dampak pembangunan bandara tidak hanya dirasakan di satu titik, melainkan menjangkau beberapa wilayah yang bersinggungan langsung dengan aktivitas proyek maupun kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Dalam proses penyaluran, unsur TNI turut dilibatkan untuk memastikan pembagian bantuan berjalan tertib dan lancar. Keterlibatan itu menjadi bagian dari upaya menjaga agar program sosial ini berlangsung tanpa hambatan, sekaligus memberi rasa aman bagi warga penerima.

Apresiasi untuk Inisiatif Kerohiman

Faishol juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang dinilainya menjadi penggerak lahirnya program bantuan kerohiman tersebut. Ia menyoroti perhatian pemerintah daerah terhadap buruh tani melon yang terdampak pembangunan bandara, sebagai bentuk keberpihakan kepada warga yang terkena imbas langsung dari proyek infrastruktur.

Menurut Faishol, bantuan ini bukan sekadar penyaluran material, tetapi juga simbol kepedulian sosial yang diharapkan mampu menjaga hubungan baik antara pemerintah, pengelola bandara, dan masyarakat. Ia berharap bantuan yang sudah diterima dapat memberi manfaat nyata dan ikut memperkuat solidaritas warga di Situbondo.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait