27.9 C
Jakarta
HomeBeritaErick Thohir Belum Menyetujui Proposal Divestasi Vale

Erick Thohir Belum Menyetujui Proposal Divestasi Vale

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir mengatakan pemerintah sedang menghitung secara cermat terkait divestasi PT Vale Indonesia. Vale menawarkan untuk melepas sahamnya sebesar 14 persen kepada MIND ID sebagai syarat untuk perpanjangan operasi.

Erick menjelaskan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan bagaimana pelaksanaan divestasi ini dilakukan agar tidak hanya terbatas pada bagian pinggiran perusahaan, tetapi juga mengatur pengendalian di bagian inti serta memberikan efisiensi dalam kegiatan penambangan ke depan. Erick menyatakan bahwa ia perlu mempelajari proposal ini secara lebih mendalam sebelum mengambil keputusan.

Sebagai Menteri BUMN, Erick menekankan bahwa BUMN melalui MIND ID membuka opsi untuk rencana divestasi Vale. Namun, Erick ingin memastikan bahwa Indonesia mendapatkan manfaat yang maksimal dari kesepakatan ini.

Erick juga mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki posisi tawar yang kuat dalam kesepakatan ini karena pertumbuhan industri baterai listrik yang sedang berkembang. Sumber daya nikel, kobalt, dan mangan di Indonesia menjadi bagian penting dalam pertumbuhan industri baterai listrik dunia.

Erick berharap adanya kerja sama antara Vale dengan perusahaan otomotif seperti Ford dan VW. Ia juga ingin memastikan bahwa divestasi Vale memberikan keuntungan bagi negara, termasuk pengembalian lahan yang dikelola kembali oleh pemerintah. Erick berpendapat bahwa target negara untuk divestasi ini harus sejalan dengan kepentingan Indonesia.

Sumber: Republika

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait