29.2 C
Jakarta
HomeBeritaAlternatif Pilihan Beras Sachet untuk Mengatasi Harga yang Tinggi

Alternatif Pilihan Beras Sachet untuk Mengatasi Harga yang Tinggi

MEDAN – Arif Mandu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara (Sumut), menyatakan bahwa beras sachet bisa menjadi alternatif di tengah harga beras yang tinggi saat ini.

“Alasannya, karena harganya lebih murah,” kata Arif di Medan, Sabtu (25/11/2023).

Oleh karena itu, dia menilai wajar jika Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memiliki gagasan untuk menggulirkan kembali kebijakan beras saset tersebut.

Beras saset ini sebelumnya pernah diproduksi oleh Perum Bulog pada tahun 2018, beberapa bulan setelah Budi Waseso dilantik sebagai Direktur Utama Perum Bulog.

Beras tersebut dikemas dalam bungkus plastik seberat 200 gram dan dijual dengan harga Rp2.500 per saset. Namun, beras tersebut tidak lagi diproduksi karena permintaannya kurang karena keluarga biasanya tidak membelinya.

Menurut Arif, beras saset tersebut idealnya memang ditujukan untuk mahasiswa yang tinggal kos atau buruh yang hidup sendiri. Jika Perum Bulog memutuskan untuk memproduksi beras saset lagi, Bulog Sumut siap menjualnya di wilayah mereka.

Di Sumut, harga rata-rata beras premium maupun medium masih di atas harga eceran tertinggi (HET). Selama seminggu terakhir, 18-25 November 2023, harga rata-rata beras medium di Sumut adalah Rp 13.500 sampai Rp 13.610 per kilogram, sementara HET Rp 11.500 per kilogram.

Sementara itu, harga rata-rata beras premium di Sumut berada di Rp 14.580-Rp 14.700 per kilogram, lebih tinggi dari HET Rp 14.400 per kilogram.

Untuk menekan harga tersebut, Bulog Sumut sudah melakukan berbagai langkah seperti mendistribusikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan memberikan bantuan pangan.

Sejak Januari 2023 hingga Jumat (24/11), Bulog Sumut sudah menyalurkan 66.711 ton beras SPHP atau 91,39 persen dari target 73 ribu ton.

Sementara untuk bantuan pangan, hingga Jumat (24/11), Perum Bulog sudah menyalurkan sebanyak 26.814 ton beras bantuan kepada 906.328 KPM untuk periode September-November 2023. Jumlah itu mencapai 98,62 persen dari target bantuan beras secara keseluruhan untuk September-November 2023.

Sumber: ANTARA
Sumber: Republika

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Berita Pilihan
Berita Terkait